Makar ‘Kaum Sodom’ Bertopeng HAM

“Pada dasarnya perilaku LGBT merupakan kebiasaan buruk dan suatu penyimpangan pola perilaku yang dapat diubah / disembuhkan sehingga dapat membuat mereka kembali menjadi manusia normal seutuhnya.”

Iwan Yuliyanto

LGBT

Bismillah …

Melanjutkan artikel sebelumnya, ketika “hak asasi manusia” LGBT untuk menikah dilegalkan oleh negara, yang terjadi justru memberangus hak-hak fundamental mayoritas warganya. Bagi yang ketinggalan mengikuti, silakan terlebih dahulu membacanya. Ada surat dari seorang anak dewasa yang dibesarkan oleh orang tuanya yang gay di negara yang melegalkan pernikahan sesama jenis. Miris.

Di Indonesia, kelompok LGBT dan aktivis pendukungnya menuntut pemerintah melegalkan pernikahan sesama jenis dengan dalih untuk mengikuti perkembangan zaman, modernisasi, dan tuntutan hak asasi manusia. Namun karena telah mendapat penentangan keras dari berbagai pihak, tuntutan legalisasi same-sex marriage kini dibungkus dengan sangat halus. Isunya kemudian dikemas seolah-olah ada pelanggaran HAM. Itulah gay politics. Dengan tagline “Indonesia Tanpa Diskriminasi”, secara masif mereka bersuara di berbagai media sosial, ruang seminar, goes to campus, aksi simpatik, pawai keliling dengan membawa isu diskriminasi dan pelanggaran HAM terhadap kaum LGBT.

Sesungguhnya HAM yang mana yang dilanggar oleh negara terhadap kaum…

View original post 1,420 more words

Advertisements

6 Replies to “Makar ‘Kaum Sodom’ Bertopeng HAM”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s