Tugas Besar dan Tugas-tugas Lain yang Tak Kalah Besar

q-blog
Semester lima banget

Warning: curcol, cuap-cuap ga penting

Haloha!

Di siang hari yang hujan, mood menulis saya muncul. Jadi, mengabaikan si Nida yang ingin tidur siang dengan gelap-gelapan alias lampu yang mati, saya nyalain lampunya lagi berikut laptop saya.

Seperti janji saya yang lalu, saya ingin menceritakan sekelumit (ceilah bahasanya) hidup saya di semester lima. Kelar semester empat, saya mengawali semester lima dengan gembira karena di awal semester saya ikut bagian jadi panitia Gerigi ITS yang super-duper seru (!) sama sempet main ke gunung dan pantai (sebenernya dulu pengen cerita tentang ini tapi keburu kena semester lima yha:( ). Aduh, sampe mana tadi? Pokoknya awal-awal sebelum masuk semester lima seru banget deh. Kemudian masuk semester lima…

Semester yang senior-senior pasti bilang,

“Wah, semangat ya semester lima!”

“Semangat ya, aku dulu ga pernah tidur rasanya!”

“Semangat ya semester lima wkwkwk”

“Semangat ya tubes-tubesnya…”

“Semangat ya..”

“Semangat…”

Jadi ada 20 SKS semester ini, saya nambah Perencanaan Bandara (2 SKS) jadi total 22 SKS. Hmm, harusnya bisa lah ya. 22 SKS di sini bukan sembarang 22 SKS, begini rinciannya Continue reading “Tugas Besar dan Tugas-tugas Lain yang Tak Kalah Besar”

Advertisements

No Limit? Really?

IMG_2691
Even sky has its own limit.

“Don’t limit yourself. Many people limit themselves to what they think they can do. You can go as far as your mind lets you. What you believe, remember, you can achieve.”  – Mary Kay Ash.

 

Kenal Mary Kay Ash? Kalo kata Wikipedia sih, Mary Kay Ash was an American businesswoman and founder of Mary Kay Cosmetics, Inc. Was. Karena Bu Mary ini udah meninggal tahun 2001 yang lalu. Meskipun udah 15 tahun meninggal, tapi quote-nya masih banyak ‘beredar’ saat ini.

Don’t limit yourself.

Honestly, saya bener-bener suka sama quote satu ini. Continue reading “No Limit? Really?”

Nightdream-ing

Cold.
frozen forest.

Kepadamu, kutitipkan segala anganku.

Asma Nadia bilang,

“Cinta menurutku tak berwarna

ia menjadi jingga sebagaimana kau memaknainya

ia pun menjadi kuning, biru, dan merah sebagaimana kai menginginkannya

cinta bagiku tak ubahnya kumpulan narasi

tentang kejujuran dan keberanian

tentang kemarahan dan kasih sayang

Continue reading “Nightdream-ing”