Selamat Hari Semangka!

Di siang saya yang gabut, muncul notif Instagram di ponsel saya.

nuh**lins mentioned you in a comment.

Pas saya buka, ternyata dia mention saya di foto ini. Continue reading “Selamat Hari Semangka!”

Advertisements

Makar ‘Kaum Sodom’ Bertopeng HAM

“Pada dasarnya perilaku LGBT merupakan kebiasaan buruk dan suatu penyimpangan pola perilaku yang dapat diubah / disembuhkan sehingga dapat membuat mereka kembali menjadi manusia normal seutuhnya.”

Iwan Yuliyanto

LGBT

Bismillah …

Melanjutkan artikel sebelumnya, ketika “hak asasi manusia” LGBT untuk menikah dilegalkan oleh negara, yang terjadi justru memberangus hak-hak fundamental mayoritas warganya. Bagi yang ketinggalan mengikuti, silakan terlebih dahulu membacanya. Ada surat dari seorang anak dewasa yang dibesarkan oleh orang tuanya yang gay di negara yang melegalkan pernikahan sesama jenis. Miris.

Di Indonesia, kelompok LGBT dan aktivis pendukungnya menuntut pemerintah melegalkan pernikahan sesama jenis dengan dalih untuk mengikuti perkembangan zaman, modernisasi, dan tuntutan hak asasi manusia. Namun karena telah mendapat penentangan keras dari berbagai pihak, tuntutan legalisasi same-sex marriage kini dibungkus dengan sangat halus. Isunya kemudian dikemas seolah-olah ada pelanggaran HAM. Itulah gay politics. Dengan tagline “Indonesia Tanpa Diskriminasi”, secara masif mereka bersuara di berbagai media sosial, ruang seminar, goes to campus, aksi simpatik, pawai keliling dengan membawa isu diskriminasi dan pelanggaran HAM terhadap kaum LGBT.

Sesungguhnya HAM yang mana yang dilanggar oleh negara terhadap kaum…

View original post 1,420 more words

Ketika Isu Freeport Dilibas “Papa Minta Saham”

Well.. What’s ur opinion?

Catatanku

Pemerintahan sekarang selalu saja gaduh. Tidak hanya Pemerintahnya, badan legislatif juga ikut gaduh. Kegaduhan terbaru adalah kasus “papa minta saham” kepada PT Freeport Indonesia, yang disebut-sebut sebagai pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden oleh Ketua DPR.

Setiap hari kasus ini mewarnai media. Hampir setiap orang berbicara, mulai dari pejabat tinggi, politisi, polisi, jaksa, hingga netizen pun meramaikan perang panas di dunia maya. Panggung negara kita seakan tidak pernah berhenti dari kegaduhan.

Namun, ribut-ribut masalah papa minta saham telah mengaburkan substansi yang sebenarnya, yaitu perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia pasca tahun 2021. Kita rakyat Indonesia terlalu asyik mengikuti irama tetabuhan yang gaduh itu, sementara pejabat Freeport mungkin saat ini sedang happy, karena diam-diam perpanjangan kontrak karya sudah diberi lampu hijau persetujuan atau malah sudah disetujui untuk diperpanjang(?).

Tanpa banyak orang tahu, kontrak karya itu tampaknya akan resmi diperpanjang. Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) telah mengeluarkan siaran pers yang…

View original post 468 more words