No Limit? Really?

IMG_2691
Even sky has its own limit.

“Don’t limit yourself. Many people limit themselves to what they think they can do. You can go as far as your mind lets you. What you believe, remember, you can achieve.”  – Mary Kay Ash.

 

Kenal Mary Kay Ash? Kalo kata Wikipedia sih, Mary Kay Ash was an American businesswoman and founder of Mary Kay Cosmetics, Inc. Was. Karena Bu Mary ini udah meninggal tahun 2001 yang lalu. Meskipun udah 15 tahun meninggal, tapi quote-nya masih banyak ‘beredar’ saat ini.

Don’t limit yourself.

Honestly, saya bener-bener suka sama quote satu ini. Continue reading “No Limit? Really?”

Advertisements

Makar ‘Kaum Sodom’ Bertopeng HAM

“Pada dasarnya perilaku LGBT merupakan kebiasaan buruk dan suatu penyimpangan pola perilaku yang dapat diubah / disembuhkan sehingga dapat membuat mereka kembali menjadi manusia normal seutuhnya.”

Iwan Yuliyanto

LGBT

Bismillah …

Melanjutkan artikel sebelumnya, ketika “hak asasi manusia” LGBT untuk menikah dilegalkan oleh negara, yang terjadi justru memberangus hak-hak fundamental mayoritas warganya. Bagi yang ketinggalan mengikuti, silakan terlebih dahulu membacanya. Ada surat dari seorang anak dewasa yang dibesarkan oleh orang tuanya yang gay di negara yang melegalkan pernikahan sesama jenis. Miris.

Di Indonesia, kelompok LGBT dan aktivis pendukungnya menuntut pemerintah melegalkan pernikahan sesama jenis dengan dalih untuk mengikuti perkembangan zaman, modernisasi, dan tuntutan hak asasi manusia. Namun karena telah mendapat penentangan keras dari berbagai pihak, tuntutan legalisasi same-sex marriage kini dibungkus dengan sangat halus. Isunya kemudian dikemas seolah-olah ada pelanggaran HAM. Itulah gay politics. Dengan tagline “Indonesia Tanpa Diskriminasi”, secara masif mereka bersuara di berbagai media sosial, ruang seminar, goes to campus, aksi simpatik, pawai keliling dengan membawa isu diskriminasi dan pelanggaran HAM terhadap kaum LGBT.

Sesungguhnya HAM yang mana yang dilanggar oleh negara terhadap kaum…

View original post 1,420 more words

Nightdream-ing

Cold.
frozen forest.

Kepadamu, kutitipkan segala anganku.

Asma Nadia bilang,

“Cinta menurutku tak berwarna

ia menjadi jingga sebagaimana kau memaknainya

ia pun menjadi kuning, biru, dan merah sebagaimana kai menginginkannya

cinta bagiku tak ubahnya kumpulan narasi

tentang kejujuran dan keberanian

tentang kemarahan dan kasih sayang

Continue reading “Nightdream-ing”